suzuki-indomobil.com

Dealer Resmi Mobil Suzuki Indomobil

PT. Handi Jaya Buana Trada, Jln. Gunung Sahari Raya No. 34, Ancol Pademangan Barat, Telp Ina Ayoe : 085695555136 / 081299233064

suzuki-indomobil.com - Dealer Resmi Mobil Suzuki Indomobil

Pemeriksaan sederhana

Lima persen dari seluruh kerusakan mobil disebabkan oleh terabaikannya perawatan mobil. Berikut ini tip cara memeriksa yang murah dan sederhana agar kendaraan lebih awet, memastikan pemakaian aman dan mencegah pengeluaran yang tak perlu.

  • Selalu mengacu pada buku petunjuk pemakaian dari produsen mobil, mengganti filter oli tiap 5.000 km
  • Periksa semua cairan, termasuk oli rem, power steering, oli transmisi, oli gardan, cairan pembersih kaca, air radiator. Semua cairan mempunyai andil yang cukup besar dalam menjamin keamanan dan kelancaran kerja tiap bagian dalam kendaraan.
  • Periksa tekanan ban. Ban yang tekanannya kurang dapat menyebabkan pemakaian bahan bakar yang tidak efisien, selain dapat menyebabkan kecelakaan. Pemeriksaan tekanan ban paling tidak harus dilakukan sekali dalam sebulan.
  • Periksa dan stel mesin. Busi yang rusak atau fuel injector yang kotor dapat menyebabkan efisiensi pemakaian bahan bakar berkurang sampai 30%
  • Bersihkan dan lumasi bagian-bagian chasis yang harus bisa bergerak seperti engsel dan komponen suspensi untuk memperpanjang usianya.
  • Periksa accu kabel-kabel dan kutubnya. Bersihkan dari garam dan karat. Cairan accu pun harus diperiksa. Jika cairan terlihat kurang, isi hingga batas yang telah ditentukan.
  • Periksa semua lampu secara teratur, termasuk lampu besar, lampu sign, lampu rem, lampu mundur dan lampu senja.
  • Periksa karet wiper dari kerusakan seperti robek, terkikis atau mengeras karena panas matahari. Ganti setidaknya setahun sekali atau jika terlihat mulai meninggalkan bekas di kaca
  • Periksa secara teratur engine belt (tali kipas) baik yang menghubungkan mesin dengan dynamo maupun AC.
  • Periksa filter udara (air filter) secara teratur. Pemeriksaan air filter paling tidak dilakukan pada saat penggantian oli mesin.

TIP MENGEMUDI DI SAAT BANJIR

1. Perkirakan tinggi genangan, jika lebih tinggi dari knalpot, apalagi saluran udara masuk, hindari genangan tersebut. Suzuki APV memiliki air intake setinggi 101cm.

2. Beberapa hal penting jika harus menembus genangan :

  • Pastikan air tidak masuk ke mesin lewat saluran udara
  • Usahakan kendaraan berjalan terus, jangan berhenti dalam genangan. Caranya atur jarak aman dengan kendaraan di depan.
  • Gunakan gigi rendah (1/2). Atur Rpm supaya konstan, tidak tinggi Dan tidak rendah, kira-kira 1500 Rpm. Untuk Suzuki APV bisa memakai gigi 2 atau 3 karena memiliki Torsi yang lebih besar.
  • Jika terpaksa berhenti dalam genangan, usahakan mesin jangan sampai mati dengan memainkan pedal gas.
  • Setelah melewati genangan lakukan pengereman berulang pada kecepatan rendah untuk memulihkan fungsi REM.
  • Jika level air bertambah,demi keselamatan Anda segera keluar dari Mobil.

3. Jika kendaraan terendam Dan air masuk kabin atau ruang mesin maka:

  • Jangan sekali-kali menghidupkan mesin sebelum memeriksa kemungkinan adanya air pada tempat-tempat vital dalam mesin
  • Perikasa bagian vital seperti filter udara, dinamo starter, oli mesin, tangki bensin apakah tercampur air. Untuk kendaraan dengan sistem injection perhatikan apakah ECM terendam air. Untuk kendaraan non injection periksa karburator, platina, delko dan kabel-kabel busi.
  • Jika anda ragu sebaiknya kendaraan langsung dibawa ke bengkel terdekat. Untuk Suzuki segera bawa ke BereS (Bengkel Resmi Suzuki)

Setelah genangan air dapat dilalui, jangan lupa untuk segera mengeringkan sepatu rem, dengan cara menginjak rem secara perlahan. Cukup agar kira-kira sepatu rem saling bergesekan, tetapi tidak sampai menyebabkan mobil berhenti. Lakukan beberapa kali hingga rem terasa berfungsi dengan baik kembali.

Temukan penyebab masalah pada mesin

Mencari masalah dari kerusakan bagaikan membangun sebuah rumah. Kita tidak akan dapat membangun dinding atau atap, tanpa membuat fondasi yang kuat terlebih dahulu. Kecanggihan dan kehandalah mesin mobil dewasa ini, yang hampir-hampir tak memerlukan perawatan memang membuat kita terkadang lengah terhadap hal-hal kecil. Untuk melacak masalah yang lebih kompleks sifatnya, sebaiknya kita tahu syarat-syarat dasar bekerjanya sebuah mesin mobil. Ada tiga hal mendasar yang perlu kita periksa untuk merunut masalah pada mesin mobil.

1.      Aliran udara

2.      Aliran bahan bakar

3.      Api (kelistrikan)

Jika salah satu dari ketiga unsur ini terganggu maka mesin tidak akan dapat hidup.

Aliran udara

Memeriksa sistim aliran udara (air intake) tidak terlalu sulit. Pertama-tama yang perlu diperiksa adalah saringan udara. Di kebanyakan mesin mobil saringan udara terletak dalam kompartemen yang terpasang di bagian atas mesin. Buka penutupnya, lepaskan filter udara dan periksa dengan cara menerawangkannya ke sumber cahaya. Jika tidak tembus, maka sudah saatnya filter udara diganti.

Hal lain yang perlu diperiksa adalah saluran atau pipa yang menghubungkan saringan udara ke intake manifold. Saluran ini biasanya terbuat dari bahan campuran karet yang diperkuat. Faktor usia, getaran dan panas mesin dapat menyebabkan kerapuhan, keretakan, hingga sobekan. Kebocoran yang terjadi di saluran ini dapat menyebabkan udara masuk tanpa melalui kontrol komputer. Akibat dari tidak terkontrolnya udara masuk, adalah tidak tercapainya campuran ideal antara bahan bakar dan udara.

Aliran bahan bakar

Dalam sistim aliran bahan bakar, filter merupakan titik terlemah dari seluruh rangkaian. Filter bahan bakar sering menjadi penyebab terjadinya gangguan mesin yang bahkan tidak kita duga sebelumnya. Dalam beberapa kasus, gangguan mesin berupa hilangnya tenaga mesin atau tersendat-sendat, maka hal pertama yang sebaiknya kita lakukan adalah memeriksa filter bahan bakar. Ini adalah hal yang sederhana dan mudah kita lakukan, tetapi bisa sangat manjur dalam mengatasi masalah. Jika mobil tidak dapat di starter, periksa accu. Banyak fuel pump yang tidak dapat bekerja ketika voltage turun dibawah 10 volt. Oleh karenanya tegangan accu harus cukup bagus. Periksa juga apakah sekering fuel pump putus.

Api (kelistrikan)

Dalam hal kelistrikan, banyak hal-hal sederhana yang bisa menimbulkan masalah. Banyak masalah mesin dapat diselesaikan dengan cara merunut sistim pengapian.

· Pertama distributor cap dan rotor, yang bekerja dalam kondisi panas dan voltase yang cukup tinggi. Periksa apakah ada keretakan atau patahan. Ujung rotor dapat terkikis oleh api listrik yang dihasilkan oleh voltase tinggi. Demikian pula bagian tengah elektroda.

· Kabel busi dapat pula menyebabkan masalah. Selain bekerja dalam suhu yang tinggi, kabel busi juga diberi muatan listrik dengan voltase yang sangat tinggi. Jika umurnya sudah cukup tua, kabel busi bisa retak. Jika di dekat retakan ada aliran listrik negative (ground) maka akan terjadi hubungan pendek (korslet). Selain mengurangi suplai listrik ke busi, hubungan pendek juga menghasilkan bunga api listrik, yang dapat menimbulkan kebakaran. Memeriksa keretakan yang mungkin terjadi pada kabel busi cukup sederhana. Menggunakan botol penyemprot, (seperti biasa digunakan untuk menyemprotkan pembersih kaca) semprotkan air pada kabel busi, Jika ada retakan pada kabel busi, maka akan terdengar dan terlihat adanya loncatan bunga api listrik ke ground. Pemeriksaan ini akan lebih mudah terlihat jika dilakukan pada malam hari. Pada kebanyakan kabel busi, di dalamnya terdapat inti karbon, yang setelah beberapa lama dapat retak dan menimbulkan celah. Hal ini dapat menimbulkan hambatan dalam menghantar listrik ke busi.

· Sistim kelistrikan berakhir pada busi yang berfungsi menciptakan bunga api untuk membakar campuran gas dalam silinder. Oleh karenanya perlu dijaga agar kerenggangan celah sesuai dengan anjuran pabrik serta bersih dari kerak.

Mengemudi malam hari

Mengemudi pada malam hari bagi sebagian orang mungkin merupakan pilihan karena selain terbebas dari terik dan silaunya matahari, pada malam hari biasanya ragam kendaraan yang lewatpun tidak sebanyak pada siang hari. Aktivitas keseharian seperti kegiatan pasarpun sudah banyak berkurang sehingga perjalanan relative lebih lancar. Tetapi sesungguhnya, walau terbebas dari beberapa kendala, perjalanan malam hari juga mempunyai kendala lain yang spesifik. Statistik menunjukkan bahwa kecelakaan yang terjadi pada malam hari tiga kali lipat kecelakaan pada siang hari. Pada malam hari, pandangan sangat terbatas. Warna dan kekontrasan sangat jauh berkurang sehingga kita kehilangan persepsi kedalaman dimensi dan lingkungan. Untuk itu sebaiknya kita lebih berhati-hati saat berkendara pada malam hari.

  • Pergunakan lampu secara sopan, nyalakan lampu senja satu jam sebelum hari benar-benar gelap agar pengemudi lain dapat dengan mudah mengenali kendaraan anda. Tahan diri anda untuk tidak membalas kendaraan dari arah depan yang menggunakan lampu jauh dengan menyalakan lampu jauh juga. Hal ini hanya akan mengakibatkan anda dan pengemudi dari arah depan sama-sama kehilangan kemampuan pandang karena silau. Dalam suasana berkabut, gunakan lampu kabut dan jangan sekali-kali menggunakan lampu jauh, karena kabut akan memantulkan sinar lampu dan membuat anda silau karenanya.
  • Usahakan agar pengemudi lain mudah mengenali kendaraan anda dengan memastikan bahwa semua lampu berfungsi sebagaimana mestinya. Jika terpaksa harus berhenti karena sesuatu hal, cari jalan yang lurus dan usahakan agar benar-benar keluar dari jalan. Jika memungkinkan cari sesuatu yang membuat anda terlindung dari arah belakang misalnya tiang atau pohon. Nyalakan lampu hazard dan pasang segi tiga pengaman yang biasanya merupakan perlengkapan standar kendaraan.
  • Saat berpapasan, jangan menatap langsung lampu kendaraan dari arah depan. Lihat tepian jalan sebelah kiri dan jika ada, ikuti garis putih yang biasanya ada di tepian jalan. Pantulan lampu kendaraan dari arah belakang pada kaca spion tengah biasanya membuat kita silau. Gunakan spion “day-night” (jika kendaraan anda dilengkapi spion model ini) untuk menghindari silau yang disebabkan pantulan lampu dari kendaraan di belakang anda. Jika kendaraan anda tidak dilengkapi spion “day-night” atur kedudukan spion agar pantulan lampu dari arah belakang tidak langsung mengenai mata anda.
  • Hindari penggunaan lampu kabin saat anda mengemudi, karena akan mengurangi kepekaan pandangan anda keluar kendaraan.
  • Jaga kebersihan kaca jendela, kaca depan dan kaca lampu-lampu anda, karena partikel-partikel kecil yang menempel pada kaca dapat menimbulkan bias-bias cahaya yang mengganggu pandangan keluar kendaraan.
  • Waspada saat menjelang tikungan, perempatan atau tanjakan. Perhatikan berkas-berkas cahaya yang dapat mengindikasikan adanya kendaraan lain dari arah depan.
  • Jaga jarak kendaraan anda, agar anda mempunyai cukup kesempatan mengambil sikap jika terjadi hal-hal yang membahayakan.

Periksa Fluida mobil anda

Fluida kata kerennya, artinya cairan. Seperti manusia, mobilpun mempunyai komponen yang berupa cairan, seperti oli mesin, minyak rem, radiator coolant dan air accu. Agar mobil tetap mempunyai performa prima, kita harus benar-benar memperhatikan serta memeriksa fluida mobil secara berkala. Caranya tidak terlalu sulit, serta dapat dilakukan dimana saja dengan peralatan sederhana.

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah mencari tempat yang rata, serta sebelumnya jalankan mobil beberapa saat agar tercapai kondisi kerja mobil, sehingga kekentalan dan suhu fluida mobil berada pada kondisi operasional. Siapkan pula buku petunjuk dan peralatan standard yang biasanya disertakan oleh pembuatnya dalam setiap mobil.

1. Memeriksa oli mesin
Oli mesin mempunyai dua fungsi pokok melumasi dan menjaga suhu mesin. Untuk memeriksanya cari dipstick/tangkai oli yang terletak di blok mesin. Tarik hingga terlepas seluruhnya, bersihkan oli di ujung tangkai, Di ujung bawah tangkai terdapat tanda dengan tulisan full dan low. Kini maasukkan tangkai dan cabut kembali. Lihat oli yang menempel di ujung tangkai. Jika berada diatas batas low, berarti volume oli di dalam bak penampung masih cukup. Tetapi jika berada dibawah tanda low, maka kita harus tambahkan oli hingga melampaui batas low, tetapi jangan sampai melampaui batas full, karena justru akan mengganggu kerja mesin.
Perhatikan juga warna oli. Oli yang berwarna kehitaman berarti harus segera diganti.

2. Minyak rem.
Memeriksa rem sama halnya dengan memastikan keselamatan, karena tidak seperti mesin yang jika gagal bekerja artinya mobil tidak dapat berjalan, tetapi jika rem gagal bekerja berarti mobil tidak dapat berhenti. Memeriksa minyak rem sangat mudah karena biasanya letak penampung minyak rem ada ditempat yang mudah dijangkau. Jika tidak terjadi kebocoran, maka minyak rem tidak terlalu banyak berkurang. Pastikan minyak rem yang ada dalam penampung berada diatas tanda low.

3. Radiator coolant.
Radiator adalah komponen yang bertugas untuk menjaga suhu mesin tetap pada suhu kerja. Isinya air yang dicampur dengan bahan additive sehingga titik didihnya lebih tinggi dari titik didih air, dan titik bekunya lebih rendah dari titik beku air. Untuk memeriksanya cukup dilihat pada bak penampung yang biasanya diletakkan tidak jauh dari radiator. Periksa dan jaga agar cairan di dalamnya berada diantara tanda batas atas dan batas bawah. Bagi radiator yang tidak dilengkapi dengan bak penampung, pemeriksaan dilakukan dengan membuka tutup radiator. Membuka tutup radiator harus dilakukan saat mesin dingin, untuk menghindari semburan air panas.

4. Air accu
Pada tubuh accu biasanya terdapat tanda upper dan lower. Jaga agar cairan di dalamnya selalu berada diantara kedua batas. Jika batas upper dan lower tidak terbaca, buka tutup sel accu dan pastikan lempeng-lempeng logam di dalamnya terendam.